Cute Rocking Baby Monkey gudang ceritaku
RSS

9.07.2014

TUGAS PKN : Pancasila sebagai ideologi terbuka

Makna Ideologi Terbuka
             Ideologi terbuka adalah ideologi yang mampu mengikuti perkembangan jaman dan bersifat dinamis atau merupakan suatu sistem pemikiran terbuka yang merupakan hasil konsensus dari masyarakat itu sendiri, nilai-nilai dari cita-citanya tidak dipaksakan dari luar melainkan digali dan diambil dari suatu kekayaan, rohani, moral dan budaya masyarakat itu sendiri.

Makna Pancasila sebagai Ideologi Terbuka
                 Sebagai ideologi, Pancasila menjadi pedoman dan acuan bangsa Indonesia dalam menjalankan aktivitas di segala bidang sehingga sifatnya harus terbuka, luwes dan fleksibel tidak tertutup dan kaku melainkan harus mampu mengikuti perkembangan jaman tanpa harus mengubah nilai-nilai dasarnya. Pancasila memberikan orientasi ke depan dan selalu menyadari situasi kehidupan yang sedang dihadapi dan akan dihadapi di era keterbukaan/globalisasi dalam segala bidang.

Nilai nilai pancasila sebagai ideologi terbuka
1. Nilai Dasar
Nilai dasar adalah nilai yang ada dalam ideologi Pancasila yang merupakan representasi dari nilai atau norma dalam masyarakat, bangsa, dan negara Indonesia. Nilai dasar merupakan nilai yang tidak bisa berubah-ubah sepanjang bangsa Indonesia berpedoman pada nilai tersebut. Contoh nilai dasar adalah sila-sila Pancasila yang ada dalam alinea IV, UUD 1945.
2. Nilai Instrumental
Nilai instrumental adalah nilai yang merupakan pendukung utama dari nilai dasar (Pancasila). Nilai ini dapat mengikuti setiap perkembangan zaman, baik dalam negri maupun luar negeri. Nilai ini dapat berupa Tap MPR, UU, PP dan peraturan perundangan yang ada untuk menjadi tatanan dalam pelaksanaan ideologi Pancasila sebagai pegangan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Nilai dapat berubah sesuai perkembangan zaman. 
3. Nilai Praktis
Nilai ini adalah nilai yang harus ada dalama praktik penyelenggaraan negara. Sifat nilai ini adalah abstrak. Artinya berupa semangat para penyelenggara negara dari pusat hingga ke tingkat yang terbawah dalam struktur sistem pemerintahan negara Indonesia. Semangat yang dimaksud adalah semangat para penyelenggara negara untuk membangun sila-sila dalam Pancasila secara konsekuen dan istiqomah. Contoh, memberi teladan untuk tidak KKN, dan lain-lain.

Moerdiono menyebutkan beberapa fakta yang mendorong pemikiran Pancasila sebagai ideologi terbuka, yaitu : 
  • Dalam proses pembangunan nasional berencana, dinamika masyarakat kita berkembang amat cepat. Dengan demikian tidak semua persoalan kehidupan dapat ditemukan jawabannya secara ideologis dalam pemikiran ideologi-ideologi sebelumnya
  • Pengalaman sejarah politik kita sendiri dengan pengaruh komunisme sangat penting. Karena pengaruh ideologi komunisme yang pada dasarnya bersifat tertutup, Pancasila pernah merosot menjadi semacam dogma yang kaku. Pancasila tidak lagi tampil sebagai acuan bersama, tetapi sebagai senjata konseptual untuk menyerang lawan-lawan politik. Kebijaksanaan pemerintah di saat itu menjadi absolute. Konsekuensinya, perbedaan-perbedaan menjadi alasan untuk secara langsung dicap sebagai anti pancasila. 
  • Tekad kita untuk menjadikan Pancasila sebagai satu-satunya asas dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Sebagai catatan, istilah Pancasila sebagai satu-satunya asas telah dicabut berdasarkan ketetapan MPR tahun 1999, namun pencabutan ini kita artikan sebagai pengembalian fungsi utama Pancasila sebagai dasar Negara. Dalam kedudukannya sebagai dasar Negara, Pancasila harus dijadikan jiwa (volkgeits) bangsa Indonesia dalam kehidupan berbangsa dan bernegara terutama dalam pengembangan Pancasila sebagai Ideologi terbuka. Di samping itu, ada faktor lain, yaitu adanya tekad bangsa Indonesia untuk menjadikan Pancasila sebagai alternative ideologi dunia.
SOAL

                 

1.       Pancasila sebagai ideologi terbuka haruslah bersifat dinamis, hal ini mengandung pengertian bahwa Pancasila mampu ….
a.       menyesuaikan diri terhadap tuntutan perkembangan zaman
b.      mewujudkan kehidupan yang berkeadilan dan keberadaban
c.       membangkitkan kesadaran hidup dalam berbangsa dan bernegara
d.      mengembangkan sikap saling mencintai dengan penuh kesadaran
e.      mewujudkan demokrasi dalam kehidupan politik, ekonomi, dan sosial
2.       Yang merupakan ciri idiologi terbuka adalah....
a.       Berlaku untuk semua aspek kehidupan
b.      Isinya tidak langsung opersional
c.       Nilai-nilainya dipaksakan dari luar
d.      Merupakan kerangka gagasan yang beku dan mati
e.      Keberlakuan isinya mutlak
3.      Sebagai idiologi terbuka, Pancasila sebaiknya.....
a.        Disesuaikan dengan idiologi lain
b.      Dipadukan dengan idiologi lain
c.        Dibuatkan penafsiran resmi
d.      Ditafsirkan ulang
e.        Dikontraskan dengan idiologi lain
4.      Ideologi adalah kesadaran palsu. Pendapat ini dikemukakan oleh....
a. Karl Marx
b. Jorge Larrin
c. Nicollo Machiavelli
d. Louis Althusser
e. Antoine Destut de Tracy

5.      Istilah Ideologi dalam penerapan idea atau gagasan-gagasannya, lebih banyak berhubungan dengan ilmu....
a. Hukum
b. Politik
c. Ekonomi
d. Pemerintahan
e. Sosial-budaya
6.      Kemampuan Ideologi untuk mempengaruhi dan menyesuaikan diri dengan perkembangan masyarakat merupakan salah satu dimensi ideologi, yaitu....
a. Realita
b. Idealisme
c. Normativitas
d. Relativitas
e. Fleksibilitas

7.      Pokok persoalan yang dibahas dalam masa sidang I BPUPKI adalah....
a. Hubungan negara dengan agama
b. Rancangan hukum dasar
c. Wilayah negara
d. Bentuk negara
e. Dasar negara

8.      Piagam Jakarta disusun oleh wakil golongan kebangsaan dan islam yang tergabung dalam....
a. Panitia Dasar Negara
b. Panitia Delapan
c. Panitia Sembilan
d. Panitia Sebelas
e. Panitia Perancang UUD
9.      Mana yang merupakan ciri ideologi terbuka?
a. Nilai-nilainya dipaksakan dari luar
b. Berlaku untuk semua aspek kehidupan
c. Isinya tidak langsung operasional
d. Merupakan kerangka gagasan yang beku dan mati
e. Keberlakuan isinya mutlak

10.  Tiga fungsi pokok Pancasila adalah....
a. Pandangan hidup, tujuan hidup, nilai hidup
b. Pandangan hidup, ideologi, dasar negara
c. Lambang negara, jiwa bangsa, ideologi
d. Dasar negara, lambang negara, pertahanan negara
e. Pemersatu, penguat, pengokoh
11.  Bangsa kita tidak dapat menutup diri dari pengaruh budaya yang datang dari luar, yang penting bagi kita adalah....
a. Memilih kebudayaan mana yang baik dan mana yang tidak baik
b. Menerima kebudayaan asing yang sangat kita perlukan saja
c. Menerima semua budaya luar untuk mengejar ketinggalan
d. Menyerap kebudayaan dari luar yang sesuai dengan kepribadian bangsa
e. Menolak semua nilai-nilai asing demi kelestarian budaya bangsa
12.  Pancasila sebagai sebuah dasar negara memuat sebuah nilai dasar, yakni....
a. Nilai yang tercermin dalam setiap kehidupan nyata rakyat Indonesia
b. Nilai yang terwujud dalam kehidupan sosial masyarakat
c. Nilai yang terwujud dalam kehidupan hukum pemerintahan
d. Nilai yang berasal dari budaya atau kultur bangsa Indonesia
e. Nilai yang dalam penerapannya lebih didominasi oleh norma hukum
13.  Pancasila merupakan kepribadian bangsa Indonesia
           Apa maksud ungkapan di atas?
a. Memberikan corak khas bagi bangsa Indonesia
b. Tradisi bangsa Indonesia berbuat sesuai dengan norma
c. Bangsa asing mengenal Indonesia dari kepribadiannya
d. Semua rakyat Indonesia berperilaku dengan baik
e. Diwarisi dari nenek moyang
14.  Secara yuridis konstitusional dasar negara Pancasila lahir pada tanggal....
a. 1 Juni 1945
b. 22 Juni 1945
c. 29 Mei 1945
d. 17 Agustus 1945
e. 18 Agustus 1945
15.  Suatu model atau pola berpikir sebagai upaya untuk melaksanakan perubahan yang direncanakan disebut....
a. Pola pembangunan
b. Strategi pembangunan
c. Paradigma pembangunan
d. Rencana pembangunan
e. Upaya pembangunan
16.  . Pembangunan nasional merupakan usaha bangsa untuk melepaskan diri dari ketergantungan pada bangsa lain. Ini menunjukkan bahwa pembangunan nasional merupakan....
a. Internasionalisasi
b. Emansipasi bangsa
c. Modernisasi
d. Humanisasi
e. Globalisasi
17.  Pelaksanaan pembangunan di Indonesia yang berlandaskan paradigma Pancasila, dimaksudkan agar....
a. Pembangunan berjalan seimbang
b. Terwujudnya masyarakat maju
c. Menghasilkan produk kompetitif
d. Menghasilkan manusia bermoral
e. Terwujudnya masyarakat madani
18.  Agar pembangunan dapat terarah dan bermamfaat bagi manusia, syarat yang harus dipenuhi adalah sebagai berikut,kecuali....
a. Menghormati hak asasi manusia
b. Meningkatkan kebutuhan manusia
c. Harus demokratis
d. Menciptakan taraf minimun keadilan sosia
e. Arahnya ditentukan oleh seluruh masyarakat
19.  Pembangunan nasional pada hakikatnya adalah pembangunan manusia Indonesia seutuhnya dan pembangunan....
a. Seluruh masyarakat Indonesia
b. Seluruh sektor kehidupan kita
c. Seluruh kebutuhan umat manusia
d. Yang meliputi semua bidang
e. Yang meliputi bidang sosial budaya
20.  Penduduk dalam jumlah besar, apabila dibina secara efektif dan merupakan pembangunan untuk....
a. Menggerakkan pembangunan masa depan
b. Menyerap teknologi tepat guna
c. Memperluas lapangan kerja dimasa depan
d. Meningkatkan tenaga kerja yang produktif
e. Menciptakan lapangan pekerjaan dipedasaan
21.  Bila dalam kehidupan bermasyarakat kita menjunjung tinggi harkat dan martabat orang lain, hal ini sejalan dengan pengamalan sila ....
a. Pertama
b. Kedua
c. Ketiga
d. Keempat
e. Kelima
22.  Peran aktif siswa untuk keberhasilan pembangunan nasional sebagai pengamalan Pancasila adalah....
a. Berperan aktif dalam pembangunan sekolah
b. Aktif dalam kegiatan di sekolah setiap saat
c. Datang ke sekolah tepat waktu setiap hari
d. Tekun, rajin belajar, serta suka bekerja keras
e. Aktif dalam kegiatan sekolah di masyrakat
23.  Masyarakat Indonesia dalam era globalisasi dibanjiri dengan informasi dan produksi luar negeri, meskipun demikian banyak contoh yang menunjukkan rasa bangga kita sebagai bangsa Indonesia, antara lain dengan.....
a. Menggunakan hasil buatan sendiri
b. Berkunjung ke daerah wisata kalau mampu
c. Mendirikan tempat istirahat jika mempunyai uang
d. Kewiraswastaan di daerah yang padat penduduknya
e. Mengentaskan rakyat dan desa tertinggal
24.  Dalam istilah “sistem pemerintahan” kata sistem berarti....
a. Susunan teratur dari pandangan, teori, asas dan sebagainya
b. Seperangkat unsur yang saling berkaitan membentuk totalitas
c. Proses melaksanakan suatu kegiatan
d. Cara atau metode
e. Semua jawaban di atas benar
25.  Pemerintahan dalam arti luas adalah....
a. Pelaksanaan kekuasaan eksekutif dalam suatu negara
b. Pelaksana kekuasaan legislatif dan eksekutif dalam suatun negara
c. Pelaksana kekuasaan legislatif, eksekutif, dan yudikatif dalam suatu negara
d. Pelaksana kekuasaan legislatif dan yudikatif dalam suatu negara
e. Pelaksana kekuasaan legislatif, yudikatif, dan federatif dalam suatu negara




8.24.2014

DEWI CINTA

Pagi ini langit begitu cerah, warnanya yang kuning kemerahan dihiasi awan yang putih bersih seperti salju di kutub utara. Angin berhembus menyentuh kulit wajahku, bulu kuduku berdiri, bukan karena ada sesuatu yang aneh tapi karena udara pagi ini memang begitu dingin.
Aku bergegas mempersiapkan diriku untuk menempati bangku yang biasanya aku duduki di halte, dan berharap tak seorangpun bertahta di tempat istimewa itu. Ya, ditempat itu aku berharap bisa bertemu dengan seseorang yang begitu mengagumkan dan jarang ditemui di era globalisasi seperti saat ini. Dia adalah seorang pria yang aku pikir idaman semua wanita. Peci yg bertengger menghiasi kepalanya dan tas yang selalu ada ditangan kanannya. Ya dia adalah orang yang belakangan ini mencuri perhatianku.
Senandung nyanyian burung kutilang menemaniku di indahnya pagi ini. Detak jam tangan mengiringi nyanyiannya. Tapi kenapa tak seorangpun yang datang untuk menunggu bis dan melakukan aktifitasnya pagi ini. Padahal sekarang jam sudah menunjukkan pukul 06.45. Bis sekolah pun tak kunjung datang, seharusnya 15 menit yang lalu bis sudah datang. Apa karena pagi ini aku terlalu bersemangat untuk bertemu dengan Wili. Kupandangi lagi jalan raya yang begitu sepi. Daun daun berguguran dan beterbangan. Dan hanya ada satu orang yang melintas didepanku dengan suara merdunya.
"yur.. Sayur !!"
Ya, hanya tukang sayur yang melintas di hadapanku. Aku menunggu dan terus menunggu. Tapi tetap saja sepi. Kutatap arlojiku 07.15. Ada apa dengan pagi ini ? Mengapa begitu aneh. Ku perhatikan lagi lekat lekat arlojiku. Dan di pojok kanan atas tertulis, SUNDAY,6-4-14. Aku melihat diriku dilayar ponsel. Mungkin hanya seorang seles yang memakai seragam berdasi di minggu pagi seperti ini. Kenapa aku bisa lupa kalau hari ini hari Minggu.
Kuputuskan untuk berjalan meninggalkan halte, dan pada akhirnya aku terdampar di pojok taman dan duduk lemah bersandingan dengan para bunga yang ceria pagi ini. Aku terduduk di sebuah kusi panjang, aku pun menengadah ke langit. Kupandangi betapa indahnya hari ini. Tapi apa hatiku juga seperti itu, apa sekarang aku sebahagia langit biru. Kupandangi sekelilingku, ternyata bumi memiliki perasaan yang sama sepertiku. Daun meninggalkan rantingnya. Terombang ambing dibawa angin. Apakah daun sudah tak berjodoh dengan ranting lagi ?
Apakah nasibku dan Wili sama dengan mereka ?
Tuhan, jodohkanlah kami meskipun mungkin saat ini aku dan dia tak bisa bersatu. Aku yakin, suatu hari nanti aku akan menemukan jalannya. Jalan untuk bertemu dengannya walau itu hanya dalam mimpi. Tuhan, ampunilah aku yang selalu saja menghaqapkannya, Yang masih menyimpan rasa padanya. Tak bisakah otak dan hatiku berdamai denganku meski sedetik saja. Kenapa harus Wili, kenapa nama itu tak pernah musnah dari pikiranku. Tuhan, kenapa tak kau ciptakan tombol delete diotakku agar aku bisa dengan mudah menghapus namanya. Semua tanya itu tak ku temukan jawabannya.
Sang surya mulai meninggi, tapi aku tetap saja terpaku di taman yang sekarang suasananya mulai hangat, bahkan menyengat kulitku. Ingin ku beranjak pergi, namun kaki enggan melangkah. Apa aku akan tetap disini sampai sang surya berganti dengan rembulan. Apa aku tetap membatu dan membisu disini meratapi kejadian pagi ini. Tidak, aku akan tetap bersemangat, walau aku gagal bertemu Wili hari ini, setidaknya aku akan melihatnya besok. Aku mengembangkan senyumku dan menyemangati diriku sendiri. Akupun berjalan dengan pasti dan menatap kedepan. Beberapa saat kemudian aku telah sampai di halte bus dan bus langsung mendarat dihadapanku. Saat aku tepat berada didalam bus, hanya ada dua kursi kosong, dengan nafas panjang aku berusaha menghampiri kursi itu sebelum ditempati orang lain dan memaksaku untuk berdiri. Dari pintu belakang bus, nampaknya juga ada seseorang yang meninginkan kursi itu. Aku menarik nafas menyiapkan ancang ancang untuk menempati tahta di bus ini. Dan syukurlah, aku dapatkan satu dari dua kursi itu.
"kursi ini kosong kan" tanya seorang pria dengan suara khasnya.
Aku mengangguk tanpa menatap wajahnya, karena saat ini aku sedang sibuk dengan novel favoritku. Kupasang headphones ditelingaku. Supaya tak kudengar teriakkan tukang asongan yang menjajakan cangcimennya. Dan suara nyanyian pengamen yang sedikit membuat telingaku berdendang. Bukan karena suaranya jelek, tapi karena suaranya yang kurang enak didengar.
"Zahwa ya ?" terdengar suara pria yang memanggilku.
Aku menengok keluar jendela, tapi tak ada orang. Lalu siapa yang panggil aku tadi. Apa hanya halusinasiku. Laki-laki yang sedang duduk disampingku membuka headphones ku.
          "Zahwa" panggilnya. Aku menatapnya.
Ya Allah apa aku mimpi ? Jika aku sedang berada dalam mimpi aku hanya bisa meminta untuk berada pada posisi ini lebih lama lagi. Jika ini bukan mimpi ! ah, mana mungkin. Aku cubit tanganku..
"auu" ucapku sesaat setelah aku mencubit tanganku
" kamu kenapa wa?"
" ehm, gak ada apa apakok" aku melepar senyup padanya.
" kamu bener Zahwa kan?" tanya Willi memastikan namaku.
Aku mengangguk
" aku.. "
" Willi " ucapku memotong pembicaraannya
" kok kamu tau ?"
" iyalah, siapa juga yang gk kenal sama kamu "
Kami pun ngobrol begitu lama. Ternyata Willi yang ini tak seperti yang aku bayangkan. Aku sempat berpikir dia adalah cowok yang begitu galak, tegas dan disiplin. Ternyata setelah ngobrol dengannya sampai saat ini, ternyata dia begitu ramah, lucu dan begitu menyenangkan. Aku merasakan sesuatu yang aneh dengan ku dan Willi. Kami begitu akrab, seakrab teman yang telah lama kenal. Padahal baru sekitar beberapa menit saja kami berkenalan.
Hari ini pun berlalu begitu cepat. Kenangan hari ini tak akan pernah aku lupakan. Senyum Wili akan selalu terukir didalam memoriku. Ku ingat-ingat lagi kejadian hari ini. Apakah semua tentang hari ini akan terulang lagi? Apa esok hari saat aku membuka mata dan menjalani indahnya pagi, Willi akan sama seperti hari ini ataukah dia akan berubah menjadi PRINCE ADAM seorang pangeran berkepala srigala yang ada di film kartun itu ? Entahlah aku tak tau apa yang akan terjadi esok hari.
Sampai pada akhirnya terdengar suara kokokan ayam yang begitu menggelegar. Ternyata semalam aku tertidur dimeja belajar. Ada apa ini ? Kenapa otakku menjadi eror dan tertulis nama Willi dimana-mana. Dengan cepat kupersiapkan semua keperluanku disekolah. Ku cek lagi kalender hari ini untuk memastikan hari ini bukan hari libur nasional. Aku tak mau jadi seles girl lagi karena dipagi yang masih buta sudah memakai seragam berdasi dan duduk dikursi halte.
Tapi kenapa pagi ini aku tak punya semangat untuk menghadapi hari ini. Apa karena aku tak melihat Wili duduk dikursi yang biasanya dia tempati.
10 menit pun berlalu, bus datang menjemputku dan membiarkan ku melangkahkan kaki menginjak lantai yang begitu dingin dan mempersiapkan diriku untuk menempati tahta yang begitu nyaman.
" pagi wa ! " sapa seseorang yang berada disebelahku
" pagi " sambutku dengan senyum yang kuberikan padanya dengan tulus.
Willi, dia ada disini. Jantungku tepacu, darahku melaju begitu jepat, mataku terbelalak. Wili dia masih rama seperti kemarin. Dia tak berubah sedikit pun.
" kayaknya kamu kurang sehat " ucapnya sambil terus memperhatikanku.
" aku gk apa apa kok "
" tapi kamu terlihat pucat" ucapnya cemas
" aku baik baik aja wil, kamu gk usah kawatir gitu "
"kalau kamu ngerasa pusing, bilang aku ya wa "
" kamu kok perhatian banget sih wil ? Makasih yaa "
Wili mengangguk, anggukkannya bersamaan dengan datangnya kami di gerbang sekolah. Dengan langkah pasti aku kuatkan tekatku untuk berusaha bangkit dari kelemahanku. Ya Allah lindungilah aku sampai aku menyelesaikan tugasku menuntut ilmu.
" Wa" Wili memanggilku dengan suara seraknya.
" ini " tambanya lagi sambil menyodorkan sebotol air mineral lengkap dengan kertas berwarna biru bertuliskan "GET WELL SOON Zahwa "
Dia menjinjing tasnya dan melambaikan tangannya kearahku. Aku melayang dibuatnya.
" Wil" teriakanku membuatnya menoleh kearahku.
"makasih" ucapku lagi.
Dia mengacungkan jempolnya dan tersenyum kearahku.

Pagi yang indah telah berganti dengan sore hari yang begitu membuatku merasa nyaman. 16.00 aku baru keluar dari gerbang sekolah. Burung menari diangkasa. Awan putih mengelilingi indahnya dunia. Aku menghembuskan napas panjang, kutarik napas lagi dan kupejamkan mataku. Tuhan, terimakasih untuk hari ini. Ucapku dalam hati.
" Wa kamu ngapain" Wili mengagetkanku dalam lamunan sesaatku. Aku menggeleng dan tersenyum padanya
" nanti aku main kerumahmu ya Wa !" katanya, dia berlalu begitu saja tanpa mendengarkan ucapan setuju dariku.
Mentari mulai terbenam, semburat kemerahannya mulai menghilang. Sekarang rembulan yang telah berkuasa dilangit malam ini.
"assalamualaikum" terdengar suara salam dibalik pintu rumahku.
"waalaikumsalam" jawabku kemudian. Kubuka pintu perlahan. Kulihat Wili membawa sebuah kotak kado besar berwarna biru.
"aku tak ulang tahun hari ini" ucapku polos.
" kamu lihat dong, ini tulisannya kan GWS, bukan WYATB " ucap Wili sama polosnya denganku. Kami tertawa bersama.
Aku menatap indahnya malam ini bersama Wili.
" bintang itu begitu cerah ya wa !" kata Willi
" itu bukan bintang Wil, itu venus, pelanet yang merupakan objek alami tecerah dilangit malam. Venus juga disebut bintang fajar atau bintang senja"
" dewi cinta "
Aku melongo
" venus itu dinamai dari dewi cinta dan kecantikan dalam meteologi romawi. Dan aku berharap, kamu bisa jadi dewi cintaku"
" kamu ngomong apa sih Wil, butuh kekuatan dari dalam untuk mencerna kata katamu "
" aku mau kamu jadi dewi cintaku "
" tapi aku ngak bisa kalau sekarang Wil, masih banyak hal yang harus aku kerjakan"
" aku tak meminta itu sekarang wa, aku akan tunggu kamu 7 sampai 8 tahun lagi "
wili tersenyum. Aku hanya bisa diam memikirkan perkataan Wili.
" apa 7 sampai 8 tahun lagi perasaanmu akan tetap sama " tanyaku
" insyaalah aku akan jaga cintaku untukmu, dan perasaan itu akan tetap sama sampai nanti. Karena kamu dewi cintaku "
 
Copyright gudang ceritaku 2009. Powered by Blogger.Designed by Ezwpthemes .
Converted To Blogger Template by Anshul .